Postingan

TMO (Training Management Organization)

Gambar
Training Management Organization ini sebenarnya sudah lama banget acaranya. well this is late post I think. tapi, boleh kan berbagi? hehe  Di acara pertama kami disajikan beberapa kuliah umum, semacem materi tambahan seputar organisasi, dan aspek-aspek yang berhubungan dengan organisasi. Setelah itu kakak BEM dan BLM mengadakan debat antar kelompok. Oiya, just fyi aja, kalo mau tau itu juga :p aku dapet kelompok 3 hehehe. Bersama teman-teman lintas jurusan (bidan, perawat, gizi dan aku sendiri rekam medis) kami buat yel-yel semangat untuk menyemangati diri-sendiri, kelompok-kami.  Ini Group Three... yeay! fighting! fighting! terdiri dari cewe manis dari Gizi, cewe cantik dari Bidan, cewe gesit dari Perawat, dan cewe tangguh dari Pikes. Ngga ada cowonya, tapi kita masih tetep terlihat strong kan?  Setelah ulasan materi dari beberapa narasumber dan istirahat sholat serta makan, inilah yang ditunggu-tunggu. Games! yeay! ini lagi dikumpulin nih di lapangan un...

hanya masalah waktu

Jangankan untuk disukai. Menyukai seseorang pun terkadang masih bingung. Apakah ini rasa sayang atau sekedar mengagumi. Tak menampik, aku juga ingin disebut cantik, aku juga ingin merasakan jatuh cinta seperti teman-temanku. Tapi apalah aku ini tak bisa terlihat anggun dan tersenyum kepada setiap orang yang kujumpai. Mungkin kamu menganggap aku aneh. Ya memang aku aneh. Aku sibuk dengan duniaku sendiri. berimajinasi suatu saat akan menjadi seorang wanita karir yang sukses. Yang bisa membahagiakan orang tuaku. Percaya cinta sejati hanya dipunyai tuhan. Dan apa yang kulihat tentang hubungan muda-mudi sekarang ini adalah fase sementara. Karena mereka yang merasakan indahnya pacaran putus-nyambung, berganti pasangan, menjajaki dan mencari akhirnya juga akan berlabuh pada satu hati yang nantinya pun akan dipisahkan oleh maut. Aku juga ingin dipuji. Tapi kurasa bukan semacam pujian kamu cantik atau kamu menarik karena boneka barbie pun akan dipuji sama seperti itu. Yang kumau semacam puj...

Pacar

Hari ini, seperti biasa saya ke kampus buat absen sama numpang wifian. Sebelum nyampe ke kampus, saya mikirin tugas tugas yang harus diselesaikan minggu-minggu ini. Buat program, buat sistem informasi, publik relation, apa lagi ya? Saya masih berusaha mengingat-ingat. Oya, jurnal. Kalau anak kesehatan identik dengan pasien, lain hal sama saya, saya lebih banyak di sistem informasi nya sama dokumen rekam medis pasiennya. Iya sih, ketemu pasien, tapi di pendaftaran saja. Singkat cerita saya sudah sampe di kampus saya yang hijaunya hijau banget (karena masih banyak rumputnya di depan sekitar ruang kuliah) buka laptop, pasang charger, dengerin musik, sambil download plus browsing hot news terbaru di depkes sama WHO (halah sok rajin) yang ujung-ujungnya akhirnya download musik sama buka social media. Beberapa teman udah mulai masuk ke kelas. Layaknya anak kosan yang makan seadanya, teman-teman saya yang kurus itu makan ala kadarnya dibungkus sama kertas nasi. Sebagian besar mereka ada ya...

Terminologi Medis

Apa itu Terminologi Medis? Terminologi Medis adalah istilah-istilah medis dalam kedokteran Apa sih tujuan Terminologi Medis ini? tujuannya untuk mempermudah dalam membaca istilah di kedokteran. jadi, kita nggak perlu tuh menghapal semuanya. cukup perhatikan suku kata yang ada dalam kata terminologi medisnya. Sebagian besar istilah medis berasal dari bahasa yunani kuno (Greek) dan bahasa latin (Latin), tetapi banyak juga tambahan istilah medis yang berasal dari bahasa Perancis, Jerman, dan Angelo Saxon. Kapan menggunakan kata dari Yunani kuno dan Latin? Bahasa Yunani Kuno biasanya digunakan untuk istilah penyakit, seperti  pharyngitis ( pharyx = faring  + itis = radang  ) yang artinya  peradangan pada faring. Sedangkan Bahasa Latin digunakan dalam istilah penamaan orga tubuh (anatomi) contohnya marrow (medulla/ sum-sum tulang belakang). Ada 3 unsur dalam pembentukan istilah medis ini, yaitu 1. prefix 2. root 3. suffix. Prefix, adalah suku kata awal di...

Just Laugh of Loud

Ada kalanya, roda itu bisa jadi sebuah pelajaran. Untuk menjalankan sepeda, kau harus memiliki roda. Tanpa roda, sepeda takkan berjalan. Tapi dimana tempat roda? Yap... dibawah. Kamu tahu rumah? Kalo hotel tahu? Gedung bertingkat? Dimulai dari mana bisa buat rumah sebagus itu? Dari bawah. Buat dulu lantai dasar, lalu terus menjulang abis itu dipoles sampai cantik. Ini yang kadang dilupain. Kayak nangka lupa sama durinya eitsss... hahaha maksudnya kacang lupa kulitnya. Terkadang kita berbangga diri dengan apa yang kita punya sekarang. Huamm.... capek ya bahas itu mele. Ganti ya. Dimulai dari yang ini... Hal positif. Mulailah dengan hal positif. Oke guys, positif dibangga-banggain. Coba lihat dari segi sodaranya. Si negatif. Seenggaknya udah punya solusi buat si negatif kalo-kalo suatu saat muncul. Ga pernah mikirin itu ya? Ya gapapa sih. Positif kan lebih bagus... Lanjut ke sekolah lo yang megah. Lo punya banyak temen. Tapi lo tau ga yang mana yang tulus yang mana...

perkembangan rekam medis

Tahun Zaman Alat yang digunakan 25.000 SM di Spanyol Palelolitikum dinding gua batu 1600 SM Mesir Kuno hieroglyph (tulisan Mesir kuno) 1600 SM Mesir Kuno Papyrus, ditemukan oleh Edwin Smith pada abad ke 19 di Mesir tersimpan di New York Academy of Medicine Ahli pengobatan dijuluki Dewa Toth Mesir Kuno Papyrus Dokter Imhotep 3000 – 2500 SM Zaman Piramid Papyrus 1550 SM - Papyrus Ebers (ditemukan oleh George Ebers 1972) tersimpan di University of Leipzig Hippocrates yang lahir pada tahun 450 SM dikenal sebagai “Bapak Ilmu Kedokteran” Yunani Kuno Kertas. Mencatat dan memelihara semua penemuannya tentang panyakit pasien-pasiennya secara rinci. Terdapat seseorang yang dikenal sebagai dewa kedokteran yakni Aeculapius Yunani Kuno Kertas. Tongkatnya yang dililit oleh ular menjadi simbol kedokteran sampai saat ini...

cerita lama

Manusia adalah makhluk sosial. Yang hidupnya saling bergantung dengan orang lain. Tidak dipungkiri. Manusia tidak ada yang bisa hidup sendiri. dari kecil, manusia telah memperlihatkan ketergantungan itu. Ya. Kita tidak bisa berdiri sendiri pada masa itu (saat manusia masih bayi) apalagi untuk sekedar pergi ke kamar kecil atau mencari makan. ... SD, Tiffa mempunyai sahabat. Sahabat yang sangat dekat. Kemana ada Tiffa disitu ada sahabatnya. Sampai ia kelas 6 SD, ia masih bersama sahabatnya itu. SMP, ia masih bersama sahabatnya. Tapi, pergaulan mereka sudah mulai terlihat berbeda. Entahlah, mungkin karena teman mereka mulai berbeda. Ditambah kelas mereka yang tidak lagi sekelas. Tapi, Tiffa masih meyayangi sahabatnya. Tak ada yang abadi. Begitulah, persahabatan mereka pun tidak abadi. Masih banyak egois, kekurangan di semua sisi dari mereka berdua. Sampai suatu hari sahabat Tiffa mengajaknya untuk bermain bersama lagi. Tentu Tiffa bahagia. Tapi... justru di saat itu, tiffa tahu, si...